Ringkasan Sumber Sejarah Kabupaten Magetan:
-1. Sumber Prasasti & Peninggalan Kuno
Prasasti Bulugledeg
Sumber utama: Penelitian Arkeologi Kemdikbud
· Ditemukan di Desa Bulugledeg, Kecamatan Bendo
· Badan prasasti panjang 102 cm, lebar 69 cm, tebal 34 cm
· Terdapat 25 baris tulisan di sisi depan, sisi belakang aus
· Memuat gelar "sirikan" yang menandakan berasal dari Jaman Kadiri (sekitar abad 12-13 M)
Prasasti Desa Taji (2024)
Sumber: BRIN & Kompas.com
· Ditemukan warga di Desa Taji, Kecamatan Karas (9 November 2024)
· Batu andesit dengan 2 baris tulisan aksara Jawa kuno di kedua sisi
· Dikonfirmasi BRIN sebagai prasasti asli, namun masih aus sehingga belum bisa diidentifikasi masa dan isinya
· Peneliti BRIN akan bekerja sama dengan Orient EFEO untuk menerjemahkan
Candi & Petilasan:
· Candi Sadon di Dukuh Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan
· Makam Empu Supo di Dukuh Mandang, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan
2. Sumber Babad & Naskah Klasik
Babad Tanah Jawi:
· Menyebut Magetan sebagai bagian dari wilayah mancanegara Kerajaan Mataram Islam
· Terdapat catatan tentang perjalanan Sinuhun (Sunan) ke Magetan
· Mengisahkan pergolakan politik di Mataram pada masa Sultan Amangkurat I
Sumber Lontar UI:
· Naskah Babad Tanah Jawi Jilid XXVI mencatat: "Sinuhun meninggikan keraton Kartasura, hendak pergi ke Magetan"
3. Sumber Sejarah Pendirian Magetan
Kisah Ki Ageng Mageti (Sumber utama: PPID Magetan & detikJatim)
· Berasal dari cerita turun-temurun, tidak tertulis dalam disiplin pengarsipan yang terang benderang
· Tokoh bijaksana pemimpin pembabatan hutan bersama Ki Buyut Suro
· Menyerahkan tanah di utara Sungai Gandong (kini Kelurahan Tambran) kepada Basah Gondokusumo sebagai bentuk kesetiaan pada keraton Mataram
Penobatan Basah Gondokusumo sebagai Bupati Yosonegoro
· Tanggal 12 Oktober 1675
· Ditandai dengan candra sengkala: "Manunggaling Rasa Suko Hambangun"
· Nama "Magetan" berasal dari "Magetian" yang merupakan penghormatan kepada Ki Ageng Mageti
Catatan Kritis dari Bupati Suprawoto (2019)
· Tidak ada bukti pasti seperti prasasti atau penanda otentik
· Buku-buku yang ada tidak mencantumkan catatan kaki yang jelas
· Makam Ki Ageng Mageti sempat salah lokasi—ditetapkan di belakang kantor KPRI Kokarddan pada 1985
· Arsip tentang Ki Ageng Mageti tidak tersimpan di Dinas Kearsipan Magetan
4. Sumber Sastra Sejarah Modern
Buku "Madiun dalam Kemelut Sejarah" (Ong Hok Ham, dengan pengantar Peter Carey)
· Menjelaskan sejarah wilayah barat Jawa Timur
· Hubungan Raden Ronggo III dengan Ratu Maduretno (putri Sultan Hamengkubuwono II)
· Magetan sebagai daerah penyokong perjuangan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830)
Buku "Kronik Tiga Abad Temboro" (Dadang Budiana)
· Bedah buku digelar Dinas Arpus Magetan (17 September 2025)
· Mengandung banyak fakta sejarah lokal Magetan yang terhampar di dalamnya
Buku "Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta" (Akhlis Syamsal Qomar, Trilogi Madiun Raya ke-3)
· Diluncurkan di Pendapa Surya Graha Magetan (25 Agustus 2023)
· Mengupas kiprah Ronggo Prawirodirjo III, Bupati Brang Wetan (eks-Karesidenan Madiun) yang bertahta di Kraton Maospati
Buku "Apa & Siapa Magetan?"
· Disusun tim Pemkab Magetan untuk HUT ke-312 (1986-1987), era Bupati Sihabudin
· Kelanjutan dari buku "Sejarah Kabupaten Magetan" satu dekade sebelumnya
5. Sumber Arsip Kolonial
Arsip Hindia Belanda (Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Jatim)
· Koleksi arsip kepegawaian Regentschap Magetan tahun 1935-1942
· Berbahasa Belanda, kondisi rapuh, masih dalam proses restorasi
· Contoh: Surat cuti sakit Raden Hoetomo (3 April 1939)
6. Sumber Tokoh Pahlawan
RMTA Soeryo (Sumber: Radar Madiun & Pemprov Jatim)
· Lahir di Magetan, 9 Juli 1898
· Pendidikan: Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA)
· Bupati Magetan (1938-1943) → Residen Bojonegoro (1943-1945)
· Gubernur Jawa Timur pertama (ditetapkan 19 Agustus 1945, mulai bekerja 12 Oktober 1945)
· Menolak ultimatum Inggris dalam pertempuran Surabaya 1945
· Gugur dibunuh di hutan Ngawi, 9 November 1948
· Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keppres No. 29 Tahun 1964
7. Temuan Menarik Lainnya
· Hubungan Magetan dengan Festival Gubernur Soerjo: Diperingati setiap 11 November dengan ziarah makam di Sasono Mulyo, Kelurahan Kepolorejo
· Catatan dalam Sumber Inggris: Terjemahan Babad Tanah Jawi menyebut Magetan sebagai tujuan perjalanan Sunan dari Kartasura
Ringkasan Sumber Sejarah Kabupaten Magetan:
-1. Sumber Prasasti & Peninggalan Kuno
Prasasti Bulugledeg
Sumber utama: Penelitian Arkeologi Kemdikbud
· Ditemukan di Desa Bulugledeg, Kecamatan Bendo
· Badan prasasti panjang 102 cm, lebar 69 cm, tebal 34 cm
· Terdapat 25 baris tulisan di sisi depan, sisi belakang aus
· Memuat gelar "sirikan" yang menandakan berasal dari Jaman Kadiri (sekitar abad 12-13 M)
Prasasti Desa Taji (2024)
Sumber: BRIN & Kompas.com
· Ditemukan warga di Desa Taji, Kecamatan Karas (9 November 2024)
· Batu andesit dengan 2 baris tulisan aksara Jawa kuno di kedua sisi
· Dikonfirmasi BRIN sebagai prasasti asli, namun masih aus sehingga belum bisa diidentifikasi masa dan isinya
· Peneliti BRIN akan bekerja sama dengan Orient EFEO untuk menerjemahkan
Candi & Petilasan:
· Candi Sadon di Dukuh Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan
· Makam Empu Supo di Dukuh Mandang, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan
2. Sumber Babad & Naskah Klasik
Babad Tanah Jawi:
· Menyebut Magetan sebagai bagian dari wilayah mancanegara Kerajaan Mataram Islam
· Terdapat catatan tentang perjalanan Sinuhun (Sunan) ke Magetan
· Mengisahkan pergolakan politik di Mataram pada masa Sultan Amangkurat I
Sumber Lontar UI:
· Naskah Babad Tanah Jawi Jilid XXVI mencatat: "Sinuhun meninggikan keraton Kartasura, hendak pergi ke Magetan"
3. Sumber Sejarah Pendirian Magetan
Kisah Ki Ageng Mageti (Sumber utama: PPID Magetan & detikJatim)
· Berasal dari cerita turun-temurun, tidak tertulis dalam disiplin pengarsipan yang terang benderang
· Tokoh bijaksana pemimpin pembabatan hutan bersama Ki Buyut Suro
· Menyerahkan tanah di utara Sungai Gandong (kini Kelurahan Tambran) kepada Basah Gondokusumo sebagai bentuk kesetiaan pada keraton Mataram
Penobatan Basah Gondokusumo sebagai Bupati Yosonegoro
· Tanggal 12 Oktober 1675
· Ditandai dengan candra sengkala: "Manunggaling Rasa Suko Hambangun"
· Nama "Magetan" berasal dari "Magetian" yang merupakan penghormatan kepada Ki Ageng Mageti
Catatan Kritis dari Bupati Suprawoto (2019)
· Tidak ada bukti pasti seperti prasasti atau penanda otentik
· Buku-buku yang ada tidak mencantumkan catatan kaki yang jelas
· Makam Ki Ageng Mageti sempat salah lokasi—ditetapkan di belakang kantor KPRI Kokarddan pada 1985
· Arsip tentang Ki Ageng Mageti tidak tersimpan di Dinas Kearsipan Magetan
4. Sumber Sastra Sejarah Modern
Buku "Madiun dalam Kemelut Sejarah" (Ong Hok Ham, dengan pengantar Peter Carey)
· Menjelaskan sejarah wilayah barat Jawa Timur
· Hubungan Raden Ronggo III dengan Ratu Maduretno (putri Sultan Hamengkubuwono II)
· Magetan sebagai daerah penyokong perjuangan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830)
Buku "Kronik Tiga Abad Temboro" (Dadang Budiana)
· Bedah buku digelar Dinas Arpus Magetan (17 September 2025)
· Mengandung banyak fakta sejarah lokal Magetan yang terhampar di dalamnya
Buku "Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta" (Akhlis Syamsal Qomar, Trilogi Madiun Raya ke-3)
· Diluncurkan di Pendapa Surya Graha Magetan (25 Agustus 2023)
· Mengupas kiprah Ronggo Prawirodirjo III, Bupati Brang Wetan (eks-Karesidenan Madiun) yang bertahta di Kraton Maospati
Buku "Apa & Siapa Magetan?"
· Disusun tim Pemkab Magetan untuk HUT ke-312 (1986-1987), era Bupati Sihabudin
· Kelanjutan dari buku "Sejarah Kabupaten Magetan" satu dekade sebelumnya
5. Sumber Arsip Kolonial
Arsip Hindia Belanda (Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Jatim)
· Koleksi arsip kepegawaian Regentschap Magetan tahun 1935-1942
· Berbahasa Belanda, kondisi rapuh, masih dalam proses restorasi
· Contoh: Surat cuti sakit Raden Hoetomo (3 April 1939)
6. Sumber Tokoh Pahlawan
RMTA Soeryo (Sumber: Radar Madiun & Pemprov Jatim)
· Lahir di Magetan, 9 Juli 1898
· Pendidikan: Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA)
· Bupati Magetan (1938-1943) → Residen Bojonegoro (1943-1945)
· Gubernur Jawa Timur pertama (ditetapkan 19 Agustus 1945, mulai bekerja 12 Oktober 1945)
· Menolak ultimatum Inggris dalam pertempuran Surabaya 1945
· Gugur dibunuh di hutan Ngawi, 9 November 1948
· Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keppres No. 29 Tahun 1964
7. Temuan Menarik Lainnya
· Hubungan Magetan dengan Festival Gubernur Soerjo: Diperingati setiap 11 November dengan ziarah makam di Sasono Mulyo, Kelurahan Kepolorejo
· Catatan dalam Sumber Inggris: Terjemahan Babad Tanah Jawi menyebut Magetan sebagai tujuan perjalanan Sunan dari Kartasura