Hai gibran yg ganteng....Sekolah boleh dimanapun model sekolah apapun itu harus lulus ujian kopetensi nya dibuktikan dg ijazah/certificat completion. Jika sekolah vuma dapat certificate attendence /sertifijat kehadiran itu artinya tdk lulus uji kopetensi cuma setara dg mengikuti seminar.
Makanya anak kecil jangan diberi panggung, itu persis dulu bapaknya saat walikota,.orang tidak punya kapasitas tapi pimpin negara berakhir kacau, ibarat sikodok jadi penghulu. Tidak menyalahkanya juga,.pendukung dan pemujanya ber sdm rendah mudah nggumunan dan kagetanlah yang menjadikanya pede
MDIS singapur dulu itu cuma broker utk universitas2 Barat yg bagi2 ijazah dng uang sekolah tertentu. Gak perlu ijazah SMA beneran, yg penting ada cuan. Kuliah sekali dua, dapat dah ijazah. Pemerintah singapura melarang warganya ambil kuliah yg spt itu.