Ini sebenarnya apa yang muncul dari saya berbenah dan evaluasi diri bbrp tahun lalu. Beranjak 30 tahun skrg, fokus saya adalah untuk berbahagia dengan apa yg saya telah capai, punya target yang bisa dicapai dalam setahun, dan berdamai sendiri dalam solitude. Memang saya masih mengkhianati diri terutama soal olahraga dan jadwal, tapi minimal aku bahagia karena seluruh hidup saya, aku yg atur.
"Meski seseorang dapat menaklukkan ribuan manusia dalam ribuan kali pertempuran, namun sesungguhnya penakluk terbesar adalah dia yang mampu menaklukkan dirinya sendiri."
Fakta, andalkan lah diri mu sendiri dulu , bukan orang lain..kalau pun ada yg care pada mu , itu bonus dari semesta karena kau pernah menanam bibit kebaikan.
Saya baru tahu di umur 39 tahun tentang ini. Dikecewakan lagi & lagi. Berkorban lagi & lagi. Saat ini hanya berharap bisa bayar hutang sebelum mati, mati tanpa harus membawa kewajiban. Dunia ini kejam & brutal. Semisal dikasih amanah kelak punya anak, saya berusaha sebaik mungkin dia harus bisa survive di dunia ini kalau saya sudah ga ada.
Yg bisa benar-benar nolong anda sbg seseorang hanya ortu anda, tapi jika ortu tak mau menolong anda harus anda sendiri yg menolong diri sendiri.
Paman, Bibi, Mbah, Sepupu dan orang lain gak sayang padamu karena anda bukan anaknya, jangan lahirkan anak kalau lingkungan mu saja tak sayang padamu, dunia dipenuhi penderitaan, jangan sia-siakan kelahiran anak karena ia tak minta dilahirkan.