Kajian tafsir dan tazkiyatun nufus yang mengupas tuntas hakikat tauhid, mahalnya nikmat hidayah, serta rahasia agung di balik Surah Al-Ikhlas.
Banyak orang mengira memahami isi Al-Qur'an otomatis menjamin keselamatan. Nyatanya, sejarah mencatat ada akademisi non-muslim yang menguasai puluhan bahasa dan membedah Al-Qur'an secara mendalam, namun wafat tanpa iman. Simak pula renungan mendalam tentang bagaimana setan membisikkan alasan "sibuk" agar kita jauh dari kalam-Nya, serta bahaya paham pluralisme yang merusak ketauhidan kita.
📌 Timeline Kajian:
00:00 - Pembuka & Memanfaatkan Waktu untuk Amal Saleh
03:10 - Tiga Aset Amal: Sedekah Jariah & Ilmu yang Bermanfaat
07:45 - Dakwah Bil-Kitabah: Manfaatkan Gadget & Media Sosial untuk Kebaikan
10:40 - Kisah Penulisan Tafsir & Disertasi di Universitas Al-Azhar Kairo
17:40 - Pelajaran dari Toshihiko Izutsu: Mengkaji Al-Qur'an Tapi Menolak Iman
23:30 - Bahaya Menjadikan Al-Qur'an Hanya Sebagai "Knowledge"
26:30 - Tipu Daya Iblis (Talbis Iblis): Alasan Sibuk Menjauhkan Diri dari Mushaf
30:20 - Tafsir Surah Al-Ikhlas: Puncak Keikhlasan adalah Kemurnian Tauhid
36:20 - Menolak Syirik & Jebakan Pluralisme Agama Berkedok Toleransi
43:00 - Menghayati Asma Allah: Ash-Shamad & Lam Yalid Walam Yulad
49:00 - Bahaya Mengekor Cara Berpikir Yahudi-Nasrani (Lubang Biawak)
52:00 - Nasehat Istiqamah Bersama Al-Qur'an & Penutup
Mari kuatkan tauhid dan hidupkan hari-hari kita bersama Al-Qur'an. Jangan lupa Like, Share, dan Subscribe channel ini untuk terus mendapatkan kajian bermanfaat lainnya!
#KajianIslam #TafsirAlIkhlas #MahalnyaHidayah #Tauhid #TadabburQuran #TalbisIblis #Muhasabah
Untuk mendukung Kegiatan Pengembangan Dakwah Masjid Al Fajar, donasi dapat disalurkan melalui:
Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI, ex. BSM, kode bank: 451)
7266 313 758 a.n Masjid Al Fajar
untuk Operasional Dakwah Masjid Al Fajar.
#kajiansoloraya
#pengajianrutin
Kajian tafsir dan tazkiyatun nufus yang mengupas tuntas hakikat tauhid, mahalnya nikmat hidayah, serta rahasia agung di balik Surah Al-Ikhlas.
Banyak orang mengira memahami isi Al-Qur'an otomatis menjamin keselamatan. Nyatanya, sejarah mencatat ada akademisi non-muslim yang menguasai puluhan bahasa dan membedah Al-Qur'an secara mendalam, namun wafat tanpa iman. Simak pula renungan mendalam tentang bagaimana setan membisikkan alasan "sibuk" agar kita jauh dari kalam-Nya, serta bahaya paham pluralisme yang merusak ketauhidan kita.
📌 Timeline Kajian:
00:00 - Pembuka & Memanfaatkan Waktu untuk Amal Saleh
03:10 - Tiga Aset Amal: Sedekah Jariah & Ilmu yang Bermanfaat
07:45 - Dakwah Bil-Kitabah: Manfaatkan Gadget & Media Sosial untuk Kebaikan
10:40 - Kisah Penulisan Tafsir & Disertasi di Universitas Al-Azhar Kairo
17:40 - Pelajaran dari Toshihiko Izutsu: Mengkaji Al-Qur'an Tapi Menolak Iman
23:30 - Bahaya Menjadikan Al-Qur'an Hanya Sebagai "Knowledge"
26:30 - Tipu Daya Iblis (Talbis Iblis): Alasan Sibuk Menjauhkan Diri dari Mushaf
30:20 - Tafsir Surah Al-Ikhlas: Puncak Keikhlasan adalah Kemurnian Tauhid
36:20 - Menolak Syirik & Jebakan Pluralisme Agama Berkedok Toleransi
43:00 - Menghayati Asma Allah: Ash-Shamad & Lam Yalid Walam Yulad
49:00 - Bahaya Mengekor Cara Berpikir Yahudi-Nasrani (Lubang Biawak)
52:00 - Nasehat Istiqamah Bersama Al-Qur'an & Penutup
Mari kuatkan tauhid dan hidupkan hari-hari kita bersama Al-Qur'an. Jangan lupa Like, Share, dan Subscribe channel ini untuk terus mendapatkan kajian bermanfaat lainnya!
#KajianIslam #TafsirAlIkhlas #MahalnyaHidayah #Tauhid #TadabburQuran #TalbisIblis #Muhasabah
Untuk mendukung Kegiatan Pengembangan Dakwah Masjid Al Fajar, donasi dapat disalurkan melalui:
Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI, ex. BSM, kode bank: 451)
7266 313 758 a.n Masjid Al Fajar
untuk Operasional Dakwah Masjid Al Fajar.
#kajiansoloraya
#pengajianrutin