Hai wak! Untuk tambahan informasi, video ini diunggah dengan seizin pihak keluarga Akseyna. Video ini juga telah terlebih dahulu dipreview oleh pihak keluarga untuk mengoreksi informasi-informasi yang termuat di dalamnya. Dengan Diunggahnya video ini semoga menjadi salah satu cara untuk selalu mengawal kasus penghilangan nyawa Akseya. Oleh karena itu, kita doakan bersama semoga kasus ini dapat segera menemukan titik terang ya wak! Al-Fatihah untuk almarhum Akseyna dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran juga ketabahan yang seluas-luasnya, aamiinšš»
Dr awal udh curiga am temen2nya kak aseyna. . Sumpah... Bagi pelaku, lo ngga akan bisa hidup tenang seumur hidup. Dan tujuh turunan lo, yg akan nerima karma untuk perbuatan lo yg amat keji itu ā¹ļø
Pelaku pasti nonton ini... Moga selamat anak cucumu nanti dr hukum karma yg kalian lakukan aamiin ya raab. Dan tersiksalah dlm penyesalan hingga merasa tdk nyaman menjalani hidup aamiin
Ini sudah tahun 2025, belum ada perkembangan kasus alm Akseyina. Yuk di up lagi yuk kasus ini, terlalu nggk wajar. Seharusnya kita tuntut ketidak adilan ini lebih dari kasus yang saat ini hype, karena terlalu tidak wajar
Sangat mengapresiasi keberanian dan kerja keras Nadia dan tim untuk mengangkat bahasan ini. Karna gak banyak yang berani membahas ini, dan ini malah sekaligus crosscheck sama KELUARGANYA LANGSUNG. HEBAT NANAD DAN TIM! š
sebagai orang awam , sudah curiga banget sama jibril , teman temannya yg nginap di kos aksyena , sama security kost . kelihatan banget kejanggalannya , sampe sekarang masih belum didapat berarti pelaku masih hidup dengan bebas tanpa merasa bersalah . semoga allah membalas š¤²š¼
Terharu dg kalimat Nadia "negara msh hutang penyelesaian kasus ini ke keluarga korban" Dan smoga dg video ini, ada keajaiban yg membuat akhirnya kasus ini terang benderang dan selesai. Semangat utk bapak ibu dan keluarga korban.
Aku adik kelas beliau di Biologi UI. Rasanya masih seperti baru kemarin kakak-kakak kelasku yang seangkatan dengan beliau, serempak memakai pakaian hitam untuk sehari, sholat ghoib di gedung departemen yang diikuti hampir seluruh warga Biologi, serta berbagai usaha yang dilakukan oleh segenap warga Biologi dan berbagai pihak lainnya demi terungkapnya kasus wafatnya kakak kami ini Kak Ace rahimahullah. Terima kasih kak Nadia sudah mengangkat kisah ini, semoga keadilan dapat segera ditegakkan dan diperoleh untuk Kak Ace dan keluarga beliau, aamiin ya rabbal 'alamiin.
Nadia : "Kasus ini adalah hutang negara kepada keluarga Aksyena..." Me : setuju mbak,,kalau negara gak bisa...netizen indonesia powernya lebih luar biasa...viralkan lagi
Udh 10 th peristiwa janggal ini lewat gt aja. Semoga pelaku slalu dihantui dosa2nya sampai terungkap kasus ini. Semoga suatu saat keluarga almarhum bisa mendapatkan keadilan & Almarhum bisa tenang. Semoga Teman2 yg terlibat suatu saat bisa speak up
Dari kasus ini gua dapat beberapa kesan yang bikin greget liatnya. 1. Pihak kepolisian gak menelusuri hasil visum dan forensik korban dengan benar² teliti sebelum di umumkan ke publik dan itu menjelaskan bahwa kinerja polisi negara kita itu sangat buruk! 2. Teman² nya korban sangat mencurigakan, aturannya ketika peristiwa itu terjadi mereka segera mungkin melaporkan ke pihak keluarga dan bukannya malah ngumpul² dikamar korban. Dan ditambah sepucuk surat yang benar² aneh dan janggal. Jibril dkk harus diperiksa lebih lanjut. 3. Pertanyaannya, Apakah di sekitar kampus UI tidak ada CCTV atau apapun itu untuk mengecek hari kejadian situasinya bagaimana? Gak mungkin kan CCTV nya cuma ada di dalam gedung?
Btw kalo memang ini kasus pembunuhan, gw harap pelakunya segera ditangkap dan di adili. Please tengakkan sila ke 5. Jangan sampe kasus ini dingin, ayok gaes kawal terus kasus ini sampe bener² terungkap semuanya. Thanks!
Ini opinion saya sebgai penonton. - Penjaga kos literally sus. And kemungkinan dia adalah " kaki tangan " ⢠knpa penjaga kos melarang ibu & Ayah alm masuk ke kos alm? Sdgkn mereka adlh ortu alm & mereka punya hak utk ngecheck kos anak nya. ⢠knapa teman nya bisa sgt mudah masuk ke kos Alm? Well a lil bit sus. Not a bit but A LOT! ⢠pda march 27 2015 penjaga kos bilang sempat melihat Alm Akseyna sedangkan Jenazah alm dtemukan pada march 26 2015?
- " Teman " Alm. ⢠first of all, i will NOT and never stay in my "friend" room if the owner wsnt there. Lagi2 mngotak atik barang org. Well thts my friend i will never do that unless saya pelaku or kaki tangan. :) ⢠Teman 1 yg msuk kedlm kamar alm bisa jdi secara tdk langsung dia kaki tangan. Why? Bcs ktika dia brada di kamar alm T1 ddnt mention anything abt the room situation, and the letter yg T1 jumpai ke ortu Alm. ⢠Surat Alm dijumpai pada march 30 & dserahkn kpd Ayah alm. Itupun dserahkn oleh org yang mngaku temannya alm. Then polisi blg kalo polisilah yg menemukan suratnya sedgkn yg mnyerahkn surat tersebut kpd polisi adalah ayah alm? Well its SOO SUSS!
" SURAT " ⢠Bisa jadi surat tersebut telah ditulis pada march 29 2015 ketika Teman 1 yg menjawab panggilan hp Alm. Karna esoknya surat itu langsung 'ditemui' dn diserahkn ke ayhnya alm.
Reporter ⢠Dikatakan ada reporter yang sedang menyiasat kasus ditemui mninggal, karna drampok tapi yg drampok hanyalah laptop, hp & camera. This one literally sus bcs 3 item tersebut sgtlah penting bg reporter. Reporter tersebut might found something yg tidak seharusnya dia ketahui? Well..
Well once again disini saya mnegaskan kalo ini opini saya semata mata. Idk why, i found something fishy abt " olimpiade " yg dkatakan alasan alm bunuh diri pada awalnya. Seolah olah pelaku mngunakan alasan ini utk mnutupi sebab utamanya? Iaitu pertama kemungkinan ada sesuatu yg trjdi semasa olimpiade trsebut berlangsung? Mybe Alm menemukan sesuatu yg " TIDAK " harus dia ketahui dan bocorkan? And kemungkinan ke-2 nya adalah alm dibully oleh orang yg mmpunyai hasrat dengki kpdanya.
Hm agak tkut untuk mngutarakan pendapat ini but saya curiga pelaku nya memiliki pengaruh yg besar dn kmungkinan bisa mngawal polisi? Idk. Kalian bisa menilai nya sendiri. Tidak mungkin org seceroboh " TEMAN " bisa lolos kalo tidak ada backing?
Actually ada banyak sih yg saya pngen utarakan tapi takut. Karna sya bisa rasakan kasus ini gnna hd a big impact. Btw i do appreciate yr time for reading my opinion. Walaupun opini saya ini hnya sekadar dari naluri sya tapi jika ia dpt membantu maka itu sudah mencukupi bg sya :)
FYI : saya baru tau kasus ini hari ini. Saya pndukung keadilan utk Alm Akseyna dri Malaysia! Together we fight!
Di era gempuran kasus Vina Cirebon, aku lebih bertanya-tanya sama kasus ini.. Beberapa hari lalu lewat UI karena mau pulang, terus tiba-tiba minta pacarku untuk lewat danau yg jd kasus alm. ka akseyna. Ada obrolan lah antara aku dan pacarku, dia nanya "Kenapa ya di taronya di danau ini?" Aku yg awam soal medis ku jawab setahu ku aja, "Karena sidik jari itu akan hilang klo kena air" kebetulan ada mata kuliah ku tentang kriminologi dan aku pernah ikul kelas kriminologi untuk pelatihan satpam.. selama perjalanan ngelewatin danau tiba-tiba aja aku kepikiran dan bilang "Si pelaku ini ga mungkin asal sembarangan naro jasad, dia org yg saling kenal, dan kemungkinan besar dia paham medis atau seenggaknya dia berkecimpung di dunia yg berhubungan dengan struktur manusia, makanya jalan akhirnya dia pilih untuk ditenggelamkan" aku berusaha memposisikan pikiran ku seolah-olah jd pelaku berdasarkan apa yg aku pelajari di kriminologi. Aku curiga pelaku adalah mahasiswa dan lebih dri satu org, dan menurut ku bisa jd pelaku ini mahasiswa medis.
Ini pertama kali aku cari tau tentang kasus ini, setelah aku tonton video ini dan ternyata alm. anak prodi biologi, ku rasa teman yg disebutkan dan ternyata satu kelas itu perlu di interogasi lebih mendalam. Sejauh ini motiv pelaku yg terpikir kan oleh aku adalah 'rasa iri'. Tambahan seperti komentar2 yg ada di bawah jg sama, pacarku jg berpikiran mungkin si pelaku ini anak dri org tua yg punya super power, apa lg ditambah dengan ternyata ayah dri alm. Ini kolonel, berarti kemampuan untuk menutupi kasus lebih besar dri kemampuan sang ayah untuk mencari titik terang..
Tahun 2026 menandai sebelas tahun sejak Akseyna ditemukan di Danau Kenanga, Universitas Indonesia. Katanya kasus ini sempat dibuka kembali di 2025, tapi sampai sekarang, tetap belum ada titik terang. Dan justru itu yang paling mengganggu, karena kejanggalannya banyak, terlalu banyak untuk diabaikan.
Kalau dipikir sederhana saja, lokasi sudah jadi tanda tanya besar. Danau dengan kedalaman sekitar 1,5 meter, sementara tinggi korban 1,7 meter. Secara logika, itu bukan tempat yang ācukupā untuk bunuh diri, kecuali ada kondisi tertentu yang membuat korban tidak bisa berdiri atau melawan. Lalu muncul tas berisi batu 14 kg. Bukannya menjelaskan, itu malah terasa seperti sesuatu yang dipaksakan. Bunuh diri biasanya tidak serumit itu.
Lalu ada luka dan benturan. Ini penting, karena berarti prosesnya tidak dimulai di air. Ada kejadian sebelum itu. Ada interaksi. Mungkin konflik. Ditambah lagi kondisi sepatu yang rusak di belakangāindikasi kuat tubuh pernah diseret. Dan kalau memang diseret, hampir pasti lokasinya tidak jauh dari danau. Tidak masuk akal menyeret tubuh jauh-jauh dengan risiko terlihat orang.
Hal lain yang sampai sekarang sulit dijelaskan adalah ponsel korban. Sempat mati, lalu hidup lagi setelah jasad ditemukan, bahkan sempat diangkat oleh seseorang. Ini bukan detail kecil. Ini justru salah satu petunjuk paling besar bahwa ada pihak lain yang terlibat, setidaknya setelah kejadian.
Belum lagi soal surat yang disebut sebagai wasiat. Secara tulisan dan bentuk, banyak yang meragukan itu benar-benar ditulis oleh Akseyna. Kalau memang bukan, berarti ada upaya membentuk narasi tertentu sejak awal.
Kalau semua ini dirangkai, arahnya sebenarnya cukup jelas. Lebih masuk akal kalau ini bukan bunuh diri, tapi ada kejadian lain, pertemuan, konflik, kekerasan, lalu korban dibawa ke danau dan ditenggelamkan. Setelah itu, ada usaha membuatnya terlihat seperti bunuh diri, tapi tidak rapi, sehingga menyisakan banyak celah.
Lalu kenapa sampai sekarang belum terungkap?
Kemungkinan paling sederhana justru yang paling masuk akal: ada kesalahan di awal. Salah arah sejak awal (dianggap bunuh diri), TKP tidak ditangani maksimal, bukti tidak dikumpulkan dengan benar, dan akhirnya kehilangan momentum. Dalam kasus kriminal, 48 jam pertama itu krusial. Kalau di situ sudah meleset, sisanya akan selalu tertinggal. Ini tidak selalu berarti ada yang ditutupi. Kadang memang hanya rangkaian keputusan yang salah di waktu yang salah. Tapi dampaknya tetap samaākebenaran jadi semakin jauh.
Sebelas tahun berlalu, dan yang tersisa bukan cuma misteri, tapi juga rasa tidak selesai. Seolah kita tahu ada yang tidak beres, tapi tidak pernah sampai ke jawaban.
Semoga suatu hari kebenaran benar-benar terungkap. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Aamiin.
Secara psikologi pelaku pasti ikut nonton video kak nadia, karna pelaku juga masih mencari tau sampe dimana proses pencarian bukti soal pelaku, semoga dengan adanya video kak nadia dan doa orang banyak, kasus ini segera menemukan titik terang, pelaku segera di tangkap, Aamiin, Alfatihah untuk almarhum
ada 2 faktor dari kasus ini.. 1. pelaku adalah orang yang punya pengaruh besar dari background keluarganya. 2. pelaku adalah teman baik korban dan tega membunuh karna kecemburuan,. Di UI walaupun kampus nomor 1 di Indonesia tapi banyak sisi GELAP yang gk tau di masyarakat.
Woi Jibril dan kawan2 Akseyna yg dikamar. Lu semua ngebully dia kan? Dan lu si penjaga kos sebagai saksi, gw tau lu disuap sama mereka. Kalian semua masih lihat video ini sampe skrang. Mau sampe kapanpun kalian gk akan bebas dari rasa bersalah dan arwah Akseyna yg terus menghantui kalian disetiap sudut ruang dimana lu tinggal. lu akan terus dihantui lewat mimpi lu. Tunggu aja, 7 tahun dari skrang kejahatan kalian akan ketahuan (secara tidak disengaja). Anak, istri, kolega dan orangtua kalian akan malu melihat aib kalian akan dibuka satu persatu!