Saya mengaku udah kena brainrot, bahkan kemarin saya habisin waktu 10 jam cuman main hp doang, setelah nonton vidio ini saya sadar bahwa hal itu cuman buang" waktu, target saya sekarang mengurangi waktu main hp, semoga dari 10 turun dikit demi sedikit, dan mau mulai olahraga agar ga main hp terus dan jadi lebih baik, jadi tolong minta do'a dan supportnya teman"❤
saya berhenti scroll video short itu setelah menonton video guru gembul yang ngebahas tentang tiktok, setelah menonton itu saya mengurangi jam scroll dan seiring waktu saya berhenti, saya mengganti scroll dengan menonton podcast, film dan membaca buku. setelah 2-3 minggu saya merasakan efek positif dari berhenti scroll ini, dan memang detox sosial media ini lumayan merubah hidup saya
gila ya akun ini ngebahas hal hal yang secara umum tapi mendetail dengan data yang jarang diketahui banyak orang. big applause untuk semua tim di konten ini. panjang umur hal hal baik
Saya berhasil 1 bulan tanpa medsos.. Saya jadi jauh lebih produktif, menemukan banyak insight dari buku-buku yang saya baca, hati lebih tenang, dan tertrigger untuk melakukan banyak hal positif lainnya: olahraga, makan makanan sehat, menjaga pola tidur.. dan yang paling bersyukur adalah pemaknaan terhadap ibadah.. rasanya seperti lepas dari belenggu ⚡
Saya sudah membuktikannya dlu pas sekolah dipondok ngk pulang selama 5 minggu (+1 bulan) dan otak terasa lebih fresh ketika tiba dirumah. Kita lebih bersemangat menjalani hidup. Tp sekarang sdh lulus kuliah, sering scroll ngk jelas & akhirnya tanda² brain rot itu muncul. Tp sy ttp berusaha untuk mengendalikan dopamin dgn byk olahraga, Beli buku, hafal kosakata bahasa Inggris & membatasi game.
ouhh saya paham sekarang mengapa banyak yg bilang tiktok itu bikin bodoh, itu di karenakan ketika kita scroll tiktok atau scroll sosmed yang berdurasi pendek dan kita melakukan dengan waktu yang cukup lama, dan karena kita terlalu lama menonton video yg berdurasi pendek yg di mana isi nya random random semua, dan hal itu kah yg membuat otak kecapean karena terlalu lama mendapatkan informasi yang bermacam macam, apalagi dengan durasi yang sangat cepat karena tontonan yang memilih durasi pendek, sehingga otak terkadang tak bisa berpikir terlalu dalam karena kita keburu scroll dan muncul video baru dan otak ingin berpikir tapi kita nya udah scroll lagi, begitu begitu terus sampai otak kita kelelahan dan dapat menimbulkan kerusakan otak, apalagi di setiap video menimbulkan rasa sesuai video tersebut, seperti ada video berdurasi pendek yang isi video tersebut menjelaskan tentang kesedihan, lalu belum otak mencerna video tersebut, kita scroll dan muncul video berdurasi pendek yg isi video tersebut tentang amarah, dan diri kita ikut marah, senang,sedih, sesuai isi video yang di tonton, dan jika lama kelamaan seperti ini terus, maka otak kita akan rusak, dan hal ini dapat merusak juga aktivitas di dunia nyata, jadi kurangi waktu scrolling sosmed, perbanyak membaca buku
gw udah berhasil lakuin tantangan lu sejak 6 bulan yg lalu min. alhamdulillah sdh mengurangi kecanduan scroll sosmed, tp lingkungan gw setiap kali ngobrol psti isinya konten short video di sosmed jd gw kek ktinggalan informasi, tapi ktka ada diskusi yg rumit mrka ga bisa ngomong krn mereka tdk punya nalar berpikir dan diksi utk membahasakan maksud mereka which is hal itu cmn didapetin ktka kita bener2 melatih otak dg informasi/pengetahuan yg lengkap dan logis. bener kata lu, psikolog ga menentang adanya sosmed tapi bagaimana sikap kta dlm menggunakan platform tsb
16:50 bener bangett!! aku anak sma kelas 12, rasanya dopamin yang dikeluarkan setelah belajar/berkativitas lebih memuaskan, daripada yang dikeluarkan hanya untuk scroll gajelas. itu bikin pusing banget! 😢
menit 14:00 badan saya mulai merinding, mendengar cognitive load. Ternyata, masalah pendidikan di indonesia, dikarenakan siswa terlalu lelah menerima banyak informasi dari medsos, sehingga ketika waktunya menerima informasi berupa pelajaran sekolah, para siswa sudah jenuh.
Dalam keyakinan yang saya yakini, jika seseorang melakukan dosa besar makan akan ada rentang waktu di mana dalam rentang waktu tsb amal baiknya tidak diterima. Saya tidak membahas apa dosa besarnya melainkan pada durasi waktu amal tersebut tidak diterima, yaitu kisaran 30-40 hari, dalam rentang waktu ini jika dia sudah bertobat dan berhasil tidak melakukan dosa yang sama, maka dosanya akan di ampuni, namun jika dia melakukan dosa yang sama kembali, maka rentang waktu tadi juga akan di ulang dari hari pertama. Sekali lagi saya tidak membahas apa dosa besarnya ataupun bagaimana cara bertobatnya, tetapi rentang waktu amal baik yang tidak di terima tsb, yaitu 30 hingga 40 hari. Ternyata jumlah rentang waktu ini tidak sekedar muncul begitu saja, melainkan waktu 30-40 hari itu adalah waktu yang dibutuhkan seseorang untuk mengubah suatu kebiasaan, jika kau tidak percaya silahkan buktikan sendiri. Good luck guys, hehe
begitu merasa bersalah sekali setelah nonton video ini. Tuhan sudah menganugerahkan otak yang begitu powerfull, tapi sayangnya saya gak gunakan itu dengan baik. Merinding waktu bagian "Kita sedang berusaha menghargai otak kita sendiri", lupa bahwasanya otak kita juga butuh dihargai dan diberi perhatian🙂
Ini baru high quality video, ga asal buat biar fyp, tapi ada dasarnya dan nyambung dengan realita dan tidak merendahkan pihak manapun. Lebih mengedukasi daripada proyek mentri dan dinas pendidikan untuk diterapkan guru di sekolah. Ijin share ya bang, kira-kira murid sekolahan bisa bertahan apa ga fokusnya cuman 23menitan nonton ini dan ada yang nyantol ga di otak mereka.
saya menerapkan hal yang sama, ada yang salah rasanya ketika melakukan hal yang berulang tapi tidak menimbulkan nilai , akhirnya saya berusahan unutk menghapus semua sosmed selama 40 hari dan diganti dengan membaca buku , awalnya saya pusing dan susah untuk mengolah kalimat pada buku mungkin karena otak saya terbiasa mengkonsumsi konten yang mudah dicerna , saya paksakan hari demi hari , setelah saya selesai membaca buku awalnya saya berfikir membaca buku tidak ada manfaat signifikan rasanya, tapi tiba tiba ada peristiwa dalam keseharian saya dimana saya tidak sengaja menerapkan apa yang saya baca dalam buku , buku yang saya baca the psychology of money cukup rumit menurut saya bukunya , tapi ada satu konsep yg tidak sengaja muncul sendiri dimana ketika saya mendapat uang biasanya saya spend untuk barang yang saya inginkan ,dihari itu ketika selesai membaca buku saya ingin membeli barang entah kenapa saya tiba tiba memiliki pemikiran apakah barang yang akan saya beli itu adalah yanga saya butuhkan ? saya merasa kaget dan senang juga ternyata begini cara kerja otak saya , memang saya tidak ingat seluruh kalimat dalam buku , tapi sepertinya otak saya tau saya memiliki sifat yang konsumtif ketika ada bacaan tentang " Menghindari Gaya Hidup Konsumtif " tanpa izin saya otak menyimpan itu dan akan menggunakan ketika sifat konsumtif saya datang kembali , seperti sebuah armor yang disimpan.
Semangat buat orang2 yg lagi berjuang mengurangi kecanduan yg berdampak negatif. Kebetulan video editor upload konten ini 1 jam setelah saya cari2 tau tentang kerja lobus frontal.
saya tahun 2023 sering bahas dampak negatif hp internet dan medsos ,gada yg denger lama lama ada satu dua orang yg sadar, lama lama banyak yg sadar ,skarang akhirnya di bahas secara detail 🥺 Terimakasih rumah editor🙏🙏🙏👍👍👍
Bener banget bang, trimakasih ini konten paling relevan dgn kehidupan orang zaman sekarang. Sy sering scrolling, ga kerasa 2 jam lewat, tp setelah itu sy mikir, dapet apa ya selama 2 jam? Ternyata zonk. Maaf bang, kalo sy solusi jangka pendeknya, mending nonton konten berupa video panjang yg bertema, setidaknya ada hasil/informasi yg didapatkan.. Lebih bagus lg kata abang, membaca buku..