🔥 Hamil & dijebak jadi kambing hitam di depan klien besar, dia hampir hancur—lalu bisikan misterius membongkar semuanya! 😱
Di kantor, proposalnya dicuri, data diubah, dan seluruh tim kompak menimpakan kesalahan padanya di depan Lu Ciyan. Di rumah, suaminya lemah dan malah menyalahkannya. Perusahaan mencabut aksesnya, memalsukan hasil tes, lalu memaksa mundur dengan perjanjian non-kompetisi yang tanggalnya dimundurkan. Shen Qingwan ditekan dari dua sisi—sampai titik hampir menyerah.
Tapi dia tidak tinggal diam. Berbekal jejak dokumen lengkap, catatan persetujuan, dan isyarat supranatural yang tak bisa dijelaskan, dia balik menyerang: Lin Wei terbongkar di tempat, hak akses langsung ke proyek Hanhai jatuh ke tangannya. Setelah memilih cerai, keluar, dan membangun usaha sendiri, dia kembali ke tender Hanhai dengan rantai pengiriman yang bisa dilacak dan uji langsung—menghancurkan mantan perusahaannya di depan semua orang. Lu Ciyan yang dingin pun meminta berdiri di sisinya.
Tapi tepat saat kemenangan hampir resmi, satu nama di dokumen rahasia itu berhasil terbaca—dan pria paling dingin di ruangan itu mendekat, mengucapkan satu kalimat yang membuat Shen Qingwan membeku. Apa yang sebenarnya Lu Ciyan sembunyikan, dan mengapa dia bersedia menjatuhkan segalanya demi berdiri di sisi wanita yang baru saja dihancurkan? 👇 Tonton sampai akhir, jawabannya bikin auto-teriak!
🔥 Hamil & dijebak jadi kambing hitam di depan klien besar, dia hampir hancur—lalu bisikan misterius membongkar semuanya! 😱
Di kantor, proposalnya dicuri, data diubah, dan seluruh tim kompak menimpakan kesalahan padanya di depan Lu Ciyan. Di rumah, suaminya lemah dan malah menyalahkannya. Perusahaan mencabut aksesnya, memalsukan hasil tes, lalu memaksa mundur dengan perjanjian non-kompetisi yang tanggalnya dimundurkan. Shen Qingwan ditekan dari dua sisi—sampai titik hampir menyerah.
Tapi dia tidak tinggal diam. Berbekal jejak dokumen lengkap, catatan persetujuan, dan isyarat supranatural yang tak bisa dijelaskan, dia balik menyerang: Lin Wei terbongkar di tempat, hak akses langsung ke proyek Hanhai jatuh ke tangannya. Setelah memilih cerai, keluar, dan membangun usaha sendiri, dia kembali ke tender Hanhai dengan rantai pengiriman yang bisa dilacak dan uji langsung—menghancurkan mantan perusahaannya di depan semua orang. Lu Ciyan yang dingin pun meminta berdiri di sisinya.
Tapi tepat saat kemenangan hampir resmi, satu nama di dokumen rahasia itu berhasil terbaca—dan pria paling dingin di ruangan itu mendekat, mengucapkan satu kalimat yang membuat Shen Qingwan membeku. Apa yang sebenarnya Lu Ciyan sembunyikan, dan mengapa dia bersedia menjatuhkan segalanya demi berdiri di sisi wanita yang baru saja dihancurkan? 👇 Tonton sampai akhir, jawabannya bikin auto-teriak!