Gw cek di google pada tahun 1995 tidak ada wanita yang hilang di gunung Bromo.Cerita ini fiktif seperti dongeng dan novel,hanya mengejar cuan,bukan memberikan edukasi dan informasi,dan pelajaran hidup.Setiap ceritanya selalu dengan nama yang sama,padahal jika kasus ini fakta kriminal nama pelaku dan tersangka tertulis jelas karena sudah jadi berita kriminal dan tidak bisa di samarkan.Atau hanya bisa memakai inisial
Semua karena PERSELINGKUHAN, akibatnya luar biasa, korban yg diselingkuhi SANTI sakit hati dan dendam kesumat, para pelaku menemui ajalnya dengan tragis sebelum bertaubat DEWI LESTARI dan RENDRA