Ada luka yang tidak terlihat oleh mata.
Ada lelah yang tidak selalu bisa diceritakan.
Dan ada persoalan dalam hidup yang akhirnya membuat kita bertanya:
“Sebenarnya, siapa yang bisa menolong diri kita sendiri?”
Di Radio Malam kali ini, kita ngobrol dalam tentang perjalanan dari luka batin menuju kawruh pitulung — sebuah perjalanan untuk belajar mengenali diri, memahami rasa, ngemong nafsu, dan menemukan daya pitulung yang sebenarnya sudah ada dalam diri.
Menjadi “dukun untuk diri sendiri” di sini bukan berarti menjadi dukun dalam pengertian menjadikan diri memiliki kemampuan supranatural.
Tetapi belajar menjadi penolong bagi diri sendiri.
Belajar mengenali kapan hati sedang terluka.
Belajar membedakan antara roso sejati dan suara ego.
Belajar menghadapi ketakutan tanpa terus melarikan diri.
Belajar mengolah napas, kesadaran, dan rasa.
Sampai akhirnya kita mampu berdiri dengan lebih tenang ketika menghadapi persoalan kehidupan.
Dalam perjalanan kawruh, pitulung tidak selalu datang dalam bentuk sesuatu yang ajaib.
Kadang pitulung hadir sebagai kesadaran.
Kadang sebagai keberanian untuk menerima kenyataan.
Kadang sebagai kemampuan untuk menenangkan diri.
Dan kadang sebagai kejernihan untuk mengetahui apa yang harus dilakukan.
Karena itu, perjalanan batin bukan tentang mengejar kesaktian.
Melainkan tentang ngerti marang awak dhewe, ngemong rasa, ngendaleni nafsu, lan ngluhurake budi.
Di episode Radio Malam ini kita akan membicarakan:
• Luka batin dan bagaimana ia memengaruhi kehidupan
• Mengapa kita sering mencari pertolongan ke luar diri
• Mengenali sumber kegelisahan dari dalam
• Olah rasa dan kesadaran sebagai jalan pitulung
• Makna kawruh pitulung dalam perjalanan batin
• Apa arti “menjadi dukun untuk diri sendiri”
• Dari sekadar ingin disembuhkan menuju belajar menyembuhkan pola hidup sendiri
• Hubungan antara laku, kesadaran, dan kedewasaan batin
Bukan untuk merasa paling tahu.
Bukan pula untuk menggantikan pertolongan profesional ketika memang dibutuhkan.
Ini adalah ruang ngobrol malam, kontemplasi, dan sambung roso tentang bagaimana manusia belajar memahami dirinya sendiri.
Mungkin selama ini kita terlalu sibuk mencari jawaban di luar.
Padahal bisa jadi, perjalanan pulang justru dimulai ketika kita berani diam, melihat ke dalam, dan mendengarkan rasa.
Dengarkan. Rasakan. Renungkan.
Eling lan waspada.
Ngemong rasa.
Ngluhurake budi.
Rahayu, rahayu, rahayu sagung dumadi. 🙏
#GuruSabdoRoso #NafasBatin #RadioMalam #LukaBatin #KawruhPitulung #OlahRasa #LakuBatin #KawruhJawa #SpiritualJawa #RosoSejati #SangkanParaningDumadi #KesadaranDiri #Kontemplasi #NgemongNafsu #FalsafahJawa
Ada luka yang tidak terlihat oleh mata.
Ada lelah yang tidak selalu bisa diceritakan.
Dan ada persoalan dalam hidup yang akhirnya membuat kita bertanya:
“Sebenarnya, siapa yang bisa menolong diri kita sendiri?”
Di Radio Malam kali ini, kita ngobrol dalam tentang perjalanan dari luka batin menuju kawruh pitulung — sebuah perjalanan untuk belajar mengenali diri, memahami rasa, ngemong nafsu, dan menemukan daya pitulung yang sebenarnya sudah ada dalam diri.
Menjadi “dukun untuk diri sendiri” di sini bukan berarti menjadi dukun dalam pengertian menjadikan diri memiliki kemampuan supranatural.
Tetapi belajar menjadi penolong bagi diri sendiri.
Belajar mengenali kapan hati sedang terluka.
Belajar membedakan antara roso sejati dan suara ego.
Belajar menghadapi ketakutan tanpa terus melarikan diri.
Belajar mengolah napas, kesadaran, dan rasa.
Sampai akhirnya kita mampu berdiri dengan lebih tenang ketika menghadapi persoalan kehidupan.
Dalam perjalanan kawruh, pitulung tidak selalu datang dalam bentuk sesuatu yang ajaib.
Kadang pitulung hadir sebagai kesadaran.
Kadang sebagai keberanian untuk menerima kenyataan.
Kadang sebagai kemampuan untuk menenangkan diri.
Dan kadang sebagai kejernihan untuk mengetahui apa yang harus dilakukan.
Karena itu, perjalanan batin bukan tentang mengejar kesaktian.
Melainkan tentang ngerti marang awak dhewe, ngemong rasa, ngendaleni nafsu, lan ngluhurake budi.
Di episode Radio Malam ini kita akan membicarakan:
• Luka batin dan bagaimana ia memengaruhi kehidupan
• Mengapa kita sering mencari pertolongan ke luar diri
• Mengenali sumber kegelisahan dari dalam
• Olah rasa dan kesadaran sebagai jalan pitulung
• Makna kawruh pitulung dalam perjalanan batin
• Apa arti “menjadi dukun untuk diri sendiri”
• Dari sekadar ingin disembuhkan menuju belajar menyembuhkan pola hidup sendiri
• Hubungan antara laku, kesadaran, dan kedewasaan batin
Bukan untuk merasa paling tahu.
Bukan pula untuk menggantikan pertolongan profesional ketika memang dibutuhkan.
Ini adalah ruang ngobrol malam, kontemplasi, dan sambung roso tentang bagaimana manusia belajar memahami dirinya sendiri.
Mungkin selama ini kita terlalu sibuk mencari jawaban di luar.
Padahal bisa jadi, perjalanan pulang justru dimulai ketika kita berani diam, melihat ke dalam, dan mendengarkan rasa.
Dengarkan. Rasakan. Renungkan.
Eling lan waspada.
Ngemong rasa.
Ngluhurake budi.
Rahayu, rahayu, rahayu sagung dumadi. 🙏
#GuruSabdoRoso #NafasBatin #RadioMalam #LukaBatin #KawruhPitulung #OlahRasa #LakuBatin #KawruhJawa #SpiritualJawa #RosoSejati #SangkanParaningDumadi #KesadaranDiri #Kontemplasi #NgemongNafsu #FalsafahJawa