Shirone masuk ke rumah di ujung jalan dan bertemu Marsha, perempuan berambut bob yang memanggilnya "adikku". Yuna masih ditawan. Marsha cuma menunjukkan sebuah kalung dan bilang itu satu-satunya yang tersisa darinya, dan Shirone langsung menjawab bahwa dia bohong. Dari situ Marsha menyerang dengan Meriam Sonik, sihir suara yang bisa membaca setiap tembakan Shirone lewat bunyinya.
Di luar rumah, rombongan sudah terpisah. Amy bertahan melawan Agado Freeman, wakil kapten Serikat Pencuri Parot, sementara Elzine Tes dan Rian menahan pria berjanggut berpedang lengkung. Freeman akhirnya tumbang, tapi Rian bersimbah darah, dan kilas balik memperlihatkan hari-hari terakhir Falcoa serta nama Marsha yang jadi kata terakhirnya.
Di dalam, Marsha merebut sihir Shirone dan mengulang kata-katanya sendiri: cuma beberapa mantra, kan? Lalu tiga aturan Pemakan Tak Terkendali dibuka, masa kecil Marsha diceritakan, dan sebuah tusukan datang dari belakang. Ada satu hal yang ternyata tidak bisa dicuri darinya. Bab terakhir berujung pada permintaan yang paling berat: Marsha minta dibunuh, dan Shirone memilih memeluknya.
Bagian kesebelas dari kisah Arian Shirone, anak pemburu miskin yang ingin menjadi penyihir.
📖 Judul asli 무한의 마법사 (The Infinite Mage).
Karya Kim Chiwoo, ilustrasi Themis, adaptasi Kiraz / REDICE STUDIO.
Semua panel milik pemegang haknya. Video ini narasi ulang untuk pengenalan cerita kalau kamu suka, baca versi resminya.
🔔 Subscribe kalau mau lanjutannya.
#AlurCeritaManhwa #TheInfiniteMage #PenyihirTakTerhingga #ManhwaIndonesia #AlurManhwa #ManhwaRecap #CeritaManhwa #AkademiSihir #ManhwaOverpower #RekapManhwa
Shirone masuk ke rumah di ujung jalan dan bertemu Marsha, perempuan berambut bob yang memanggilnya "adikku". Yuna masih ditawan. Marsha cuma menunjukkan sebuah kalung dan bilang itu satu-satunya yang tersisa darinya, dan Shirone langsung menjawab bahwa dia bohong. Dari situ Marsha menyerang dengan Meriam Sonik, sihir suara yang bisa membaca setiap tembakan Shirone lewat bunyinya.
Di luar rumah, rombongan sudah terpisah. Amy bertahan melawan Agado Freeman, wakil kapten Serikat Pencuri Parot, sementara Elzine Tes dan Rian menahan pria berjanggut berpedang lengkung. Freeman akhirnya tumbang, tapi Rian bersimbah darah, dan kilas balik memperlihatkan hari-hari terakhir Falcoa serta nama Marsha yang jadi kata terakhirnya.
Di dalam, Marsha merebut sihir Shirone dan mengulang kata-katanya sendiri: cuma beberapa mantra, kan? Lalu tiga aturan Pemakan Tak Terkendali dibuka, masa kecil Marsha diceritakan, dan sebuah tusukan datang dari belakang. Ada satu hal yang ternyata tidak bisa dicuri darinya. Bab terakhir berujung pada permintaan yang paling berat: Marsha minta dibunuh, dan Shirone memilih memeluknya.
Bagian kesebelas dari kisah Arian Shirone, anak pemburu miskin yang ingin menjadi penyihir.
📖 Judul asli 무한의 마법사 (The Infinite Mage).
Karya Kim Chiwoo, ilustrasi Themis, adaptasi Kiraz / REDICE STUDIO.
Semua panel milik pemegang haknya. Video ini narasi ulang untuk pengenalan cerita kalau kamu suka, baca versi resminya.
🔔 Subscribe kalau mau lanjutannya.
#AlurCeritaManhwa #TheInfiniteMage #PenyihirTakTerhingga #ManhwaIndonesia #AlurManhwa #ManhwaRecap #CeritaManhwa #AkademiSihir #ManhwaOverpower #RekapManhwa